perguruan tinggi peran penting membangun kembali mentalitas,moralitas,dan karakter sebuah bangsa. sesudah reformasi1998,bangsa Indonesia menghadapi berbagai krisis,untuk mengatasi krisi tersebut sudah banyak upaya yang telah di lakukan namun hingga kini belum juga tampak apa yang telah di upayakan oleh negara untuk masyarakat.
perguruan tinggi agama Islam mempunyai peran besar dalam mengantarkan bangsa Indonesia sebagai warga dunia. sedari dini generasi muda dan mahasiswa perlu dilatih dua bahasa sekaligus yaitu tata krama,sopan santun, muna muni, dan tat pergaulan.
sikap mentalitas keberagamaan yang ada skarang juga harus berani diubah atau di geser sedikit, bukan agamanya atau obeknya yang di geser,melainkan sikap dan periaku keagamaannya (subyek) dan interpretasi keagamaannya yag perlu di di benahi atau disegarkan kembali.
seseorang pemekuk agama harus mampu mengolah secara matang informasi, anjuran, dan nasihat-nasihat yang masuk. sebelum mengambil keputusan ia harus bisa menimbang nimbang baik buruknya secara mandiri dengan berbekalkan ilmu pengetahuan dan nformasi serta pengalaman hidupyang ia miliki.
sikap dan mentalitas keberagamaan atau spiritual yang selalu menginginkandan mengarahkanpada upaya penyempurnaan terus-menerus selama hayat di kandung badan merupakan pucak dari keberagamaan yang bercorak nagdy'kritis-transformatif. dengan cara dan upaya yang berlapis lapis dan berkesinambungan inilah pendidikan karakter di Indonesia sedikit demi sedikit mendpat pemulihan.
M AMIN ABDULLAH
Guru besar
universitas Islam Negeri
sunan kalijaga,yogyakarta
sumber: http://kompas.com/e-paper
Rabu, 27 April 2011
Rabu, 06 April 2011
Kongres PSSI Minimkan Sengketa
Jakarta, Kompas. Komite Normalisasi PSSI Mengagendakan kongres pemilihan ketua Umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif PSSI pada 20 Mei 2011, tetapi lokasi kongres belum di tetapkan.untuk meminimalkan sengketa, aka nada verifikasi ulang pemilik suara, sementara peserta kongres yang berjumlah 16 peserta dari divisi Utama baru akan di tetapkan. Ketua komite Normalisasi Agum Gumelar, Rabu (6/4), Menjelaskan tentang penentuan 16 klub peserta kongres untuk menyepakati dari 39 klub menunggu kompetisi berakhir. Divisi Utama akan dijkirim pada 1 mei mendatang, sedangkan untuk yang berjumlah 84 pemilik suara lain pada 22 April, setelah undangan di kirim, ada waktu satu minggu untuk mengkofirmasi peserta kongres supaya tidak ada sengketa.
Kemudian konres yang direncanakan pada 20 mei, bertepatan dengan Hari kebangkitan Nasional. Lokasi kongres harus ditentukan.
Mengenai LPI, Agum mengatakan akan mencari solusi melalui konsultasi dengan PT Liga Djarum Indonesia dan sorsium LPI, kami harus berkonsultasi kesemua pihak agar kongres ini berjalan dengan Lancar, “Ucap Agum. Ada pikiran untuk berangkat ke FIFA untuk memastikan dan menjelaskan secara lengkap semua masalah ini “ Ujar Joko Driyono. sumber : http://epaper.kompas.com/epaperkompas.php?v=1.0
Langganan:
Postingan (Atom)